Menambah daftar koleksi lagu anak yang pernah saya posting beberapa waktu lalu, saya tambahkan lagi beberapa buah untuk menambah koleksi sekaligus mengobati kerinduan akan dunia anak yang kini mulai hilang oleh ego orang tua dan media.
Apalagi setelah melihat data di file hosting ziddu, ternyata cukup banyak yang mendownload lagu-lagu anak jadul tersebut. Ini membuktikan bahwa masyarakat kita masih antusias juga dengan dunia anak-anak dan musiknya yang sesuai.
Download :
Bermain Layang Layang
Bintang Kecil
Desaku
Dakocan
Burung Kutilang
Dua Mata Saya
Disini Senang Disana Senang
Kukuruyuk
Kupu-kupu yang Lucu
Ibu Pertiwi
Wednesday, September 10, 2008
Software Anak : Speed Math 3.0

Game balap unik, selain si kecil bisa memainkan balapan, ajaklah untuk belajar matematika. Software menggunakan konsep Racing Game untuk mengajarkan matematika dasar. Ada 100 Levels yang bisa dimainkan dengan 5 tingkat kesulitan. Tampilan interface-nya berbasis Windows dengan resolusi layar cukup halus.
Jenis : Shareware
Ukuran file : 3 MB
Persyaratan : Windows 95/98/Me/NT/2000/XP
Pembuat : Caltrox Educational Software
Web : www.caltrox.com
Download
Stroke pada Anak-Anak
Ternyata, anak-anak dan bayi juga beresiko terkena stroke. Dampaknya juga sama dengan stroke pada orang tua.
Bayi yang baru lahir dan baru berusia 6 jam di Kanada mengalami kejang-kejang dan nafas berhenti. Tenyata setelah diperiksa, diketahui bahwa bayi tersebut menderita stroke. Penelitian terbaru di Kanada yang dilakukan oleh the Heart and Stroke Foundation of Canada, membuktikan bahwa 6 dari 100.000 anak-anak mengalami stroke. Sepertiganya terjadi pada bayi yang baru lahir.
Tidak Dapat Pemeriksaan Otak
Dalam sebuah penelitian dari 200.000 anak yang lahir di California Utara, Para peneliti mendapatkan fakta bahwa 1 dari 5.000 bayi yang dilahirkan mendapat stroke. Stroke terjadi selama proses kelahiran atau dalam bulan-bulan pertama sesudah kelahiran (stroke perinatal).
Angka statistik ini mungkin saja lebih rendah jika dibanding angka kejadian aslinya, karena pada kasus-kasus stroke, biasanya tanda-tandanya tidak terlalu jelas. Anak tersebut mungkin tidak mendapatkan pemeriksaan otak yang seharusnya mereka peroleh. Dengan demikian, frekuensi terjadinya stroke pada anak mungkin saja lebih besar dari 1:5.000.
Penemuan yang dipublikasikan dalam Annals of Neurology ini tentu saja sangat merisaukan, mengingat stroke pada bayi yang baru lahir sering kali membawa masalah neurologis jangka panjang, termasuk epilepsi, gangguan berbahasa dan gangguan perilaku misalnya hiperaktivitas. Dan masalah yang paling sering terjadi adalah kelumpuhan otak (cerebral palsy ).
Penyebab stroke pada bayi memang belum jelas. Penelitian yang pernah dilakukan sebelumnya mendapatkan bahwa pada bayi yang lahir dari wanita dengan riwayat infertilitas, atau menderita infeksi pada rahim selama kehamilan, atau preeklamsi memiliki risiko tertinggi untuk menderita stroke perinatal.
Stroke dapat terjadi akibat sumbatan pada pembuluh darah otak yang disebut stroke iskemik atau pecahnya pembuluh darah otak yang mengakibatkan stroke hemoragik (perdarahan).
Pada stroke, sel-sel otak tidak mendapat suplai darah dan oksigen sehingga dapat menyebabkan kematian dari sel otak tersebut. Bila stroke tersebut berat, dapat menyebabkan kematian.
Penyebab pasti pada bayi yang menderita stroke secara mendadak belum diketahui secara pasti. Padahal pada saat lahir, bayi dalam keadaan sehat. Salah satu kemungkinan yang diajukan adalah adanya jepitan pada tali pusat pada saat bayi lahir menyebabkan terjadi gumpalan yang menyumbat pembuluh darah otak. Dan ibu yang akan melahirkan mempunyai darah yang mudah menggumpal sehingga dapat meningkatkan risiko untuk terjadinya sumbatan pada bayi.
Gejala awal yang dapat dilihat hanya berupa gangguan bernafas dan kelemahan pada satu sisi lengan. Saat ini pemeriksaan penunjang untuk membantu menegakkan diagnosa telah dapat dilakukan seperti MRI (multiple resonance imaging) dan PET (positron emission tomography).
Penyebabnya Bervariasi
Sebaiknya kita harus lebih waspada terhadap kemungkinan terjadinya stroke pada bayi yang baru lahir serta dapat memberikan terapi terbaik sedini mungkin untuk mencegah komplikasi lebih lanjut bila memang stroke telah terjadi.
Stroke lebih cenderung diderita oleh orang-orang lanjut usia, karena proses penuaan menyebabkan pembuluh darah mengeras dan menyempit (arteriosclerosis) dan adanya lemak yang menyumbat pembuluh darah (atherosclerosis).
Pada beberapa kasus, stroke juga menyerang remaja dan orang-orang di usia produktif. Bahkan menyerang bayi dan anak-anak. Hal ini disebabkan oleh banyak faktor, salah satunya adalah faktor genetis.
Penyebab dari stroke pada usia muda sangat bervariasi. Stroke pada usia muda dapat disebabkan oleh penyakit jantung, misalnya jantung bocor, gangguan katup jantung, penyakit darah, seperti leukemia, lupus dan lain-lain.
Kemudian stroke yang menyerang usia anak-anak pun bisa terjadi. Biasanya stroke yang menyerang itu karena adanya kelainan congenital seperti gangguan jantung, penyakit darah atau penyakit autoimmune.
Stroke yang terjadi pada anak bukan strokenya yang diturunkan dari orangtua, tapi penyakit lain yang merupakan faktor risiko stroke yang bisa diturunkan, seperti sickle cell anemia (anemia sel sabit), protein C deficiency, dan lain-lain.
Memang untuk mengenali tanda-tanda seorang anak yang berpotensi terkena stroke secara langsung mungkin tidak didapat. Tetapi secara tidak langsung mengenal tanda-tanda dari penyakit dasar yang merupakan risiko stroke.
Kesemutan Tanda Stroke
Penyakit stroke bukan hanya menyerang para orangtua, tetapi dapat menyerang semua usia. Bahkan stroke pun bisa menimbulkan kecacatan. Stroke merupakan suatu penyakit atau keadaan dimana terjadi gangguan sirkulasi pada pembuluh darah otak karena terjadinya sumbatan atau pecahnya pembuluh darah di otak.
Stroke dapat menyerang secara tiba-tiba, baik itu di kala sedang beristirahat maupun saat bekerja. Penyakit ini juga menimbulkan kecacatan dan meninggal dunia.
Biasanya stroke timbul tanpa adanya tanda-tanda, tetapi kadang didahului oleh keadaan yang disebut transient ischemic attacks (TIA), yaitu lemah sebelah tubuh yang akan menghilang dalam beberapa menit hingga 24 jam, atau gejala stroke lainnya yang dalam kurang dari 24 jam balik menjadi normal kembali.
Bahkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendefinisikan stroke sebagai suatu sindrom klinis dengan gejala berupa gangguan fungsi otak yang dapat menimbulkan kematian maupun kelainan yang menetap lebih dari 24 jam akibat gangguan vaskuler.
Mewaspadai tanda-tanda atau gejala stroke sangat penting untuk memastikan penderita mendapatkan perawatan lebih cepat dan tepat, sekaligus menghindari kefatalan.
Faktor Resiko Terserang Stroke
* Pernah terserang stroke
* Hipertensi (tekanan darah tinggi)
* Penyakit jantung
* Sudah ada manifestasi aterosklerosis secara klinis (gejala-gejala pengerasan pembuluh darah), gangguan pembuluh darah koroner, gangguan pembuluh darah karotis, klaudikasio intermiten (nyeri yang hilang timbul), denyut nadi perifer tidak ada, dan lain-lain.
* Diabetes mellitus (kencing manis)
* Polisitemia (banyak sel-sel darah)
* Kadar lemak darah yang tinggi
* Hematokrit tinggi
* Merokok
* Kegemukan (obesitas)
* Kadar asam urat tinggi
* Kurang gerak badan atau olahraga
Gejala Stroke
* Tiba-tiba sakit kepala.
* Pusing, bingung.
* Penglihatan kabur atau kehilangan ketajaman. Ini bisa terjadi pada satu atau dua mata.
* Kehilangan keseimbangan, lemah.
* Rasa baal/kebas atau semutan pada satu sisi tubuh.
* Kelemahan atau kelumpuhan tangan/kaki.
* Koma jangka pendek (kehilangan kesadaran).
* Kelemahan atau kelumpuhan tangan/kaki.
* Bicara tidak jelas atau hilangnya kemampuan bicara.
* Sukar menelan.
* Kehilangan kontrol terhadap pengeluaran air seni dan feses.
* Kehilangan daya ingat atau konsentrasi, perubahan perilaku, misalnya bicara tidak menentu, mudah marah, tingkah laku seperti anak kecil.
Bayi yang baru lahir dan baru berusia 6 jam di Kanada mengalami kejang-kejang dan nafas berhenti. Tenyata setelah diperiksa, diketahui bahwa bayi tersebut menderita stroke. Penelitian terbaru di Kanada yang dilakukan oleh the Heart and Stroke Foundation of Canada, membuktikan bahwa 6 dari 100.000 anak-anak mengalami stroke. Sepertiganya terjadi pada bayi yang baru lahir.Tidak Dapat Pemeriksaan Otak
Dalam sebuah penelitian dari 200.000 anak yang lahir di California Utara, Para peneliti mendapatkan fakta bahwa 1 dari 5.000 bayi yang dilahirkan mendapat stroke. Stroke terjadi selama proses kelahiran atau dalam bulan-bulan pertama sesudah kelahiran (stroke perinatal).
Angka statistik ini mungkin saja lebih rendah jika dibanding angka kejadian aslinya, karena pada kasus-kasus stroke, biasanya tanda-tandanya tidak terlalu jelas. Anak tersebut mungkin tidak mendapatkan pemeriksaan otak yang seharusnya mereka peroleh. Dengan demikian, frekuensi terjadinya stroke pada anak mungkin saja lebih besar dari 1:5.000.
Penemuan yang dipublikasikan dalam Annals of Neurology ini tentu saja sangat merisaukan, mengingat stroke pada bayi yang baru lahir sering kali membawa masalah neurologis jangka panjang, termasuk epilepsi, gangguan berbahasa dan gangguan perilaku misalnya hiperaktivitas. Dan masalah yang paling sering terjadi adalah kelumpuhan otak (cerebral palsy ).
Penyebab stroke pada bayi memang belum jelas. Penelitian yang pernah dilakukan sebelumnya mendapatkan bahwa pada bayi yang lahir dari wanita dengan riwayat infertilitas, atau menderita infeksi pada rahim selama kehamilan, atau preeklamsi memiliki risiko tertinggi untuk menderita stroke perinatal.
Stroke dapat terjadi akibat sumbatan pada pembuluh darah otak yang disebut stroke iskemik atau pecahnya pembuluh darah otak yang mengakibatkan stroke hemoragik (perdarahan).
Pada stroke, sel-sel otak tidak mendapat suplai darah dan oksigen sehingga dapat menyebabkan kematian dari sel otak tersebut. Bila stroke tersebut berat, dapat menyebabkan kematian.
Penyebab pasti pada bayi yang menderita stroke secara mendadak belum diketahui secara pasti. Padahal pada saat lahir, bayi dalam keadaan sehat. Salah satu kemungkinan yang diajukan adalah adanya jepitan pada tali pusat pada saat bayi lahir menyebabkan terjadi gumpalan yang menyumbat pembuluh darah otak. Dan ibu yang akan melahirkan mempunyai darah yang mudah menggumpal sehingga dapat meningkatkan risiko untuk terjadinya sumbatan pada bayi.
Gejala awal yang dapat dilihat hanya berupa gangguan bernafas dan kelemahan pada satu sisi lengan. Saat ini pemeriksaan penunjang untuk membantu menegakkan diagnosa telah dapat dilakukan seperti MRI (multiple resonance imaging) dan PET (positron emission tomography).
Penyebabnya Bervariasi
Sebaiknya kita harus lebih waspada terhadap kemungkinan terjadinya stroke pada bayi yang baru lahir serta dapat memberikan terapi terbaik sedini mungkin untuk mencegah komplikasi lebih lanjut bila memang stroke telah terjadi.
Stroke lebih cenderung diderita oleh orang-orang lanjut usia, karena proses penuaan menyebabkan pembuluh darah mengeras dan menyempit (arteriosclerosis) dan adanya lemak yang menyumbat pembuluh darah (atherosclerosis).
Pada beberapa kasus, stroke juga menyerang remaja dan orang-orang di usia produktif. Bahkan menyerang bayi dan anak-anak. Hal ini disebabkan oleh banyak faktor, salah satunya adalah faktor genetis.
Penyebab dari stroke pada usia muda sangat bervariasi. Stroke pada usia muda dapat disebabkan oleh penyakit jantung, misalnya jantung bocor, gangguan katup jantung, penyakit darah, seperti leukemia, lupus dan lain-lain.
Kemudian stroke yang menyerang usia anak-anak pun bisa terjadi. Biasanya stroke yang menyerang itu karena adanya kelainan congenital seperti gangguan jantung, penyakit darah atau penyakit autoimmune.
Stroke yang terjadi pada anak bukan strokenya yang diturunkan dari orangtua, tapi penyakit lain yang merupakan faktor risiko stroke yang bisa diturunkan, seperti sickle cell anemia (anemia sel sabit), protein C deficiency, dan lain-lain.
Memang untuk mengenali tanda-tanda seorang anak yang berpotensi terkena stroke secara langsung mungkin tidak didapat. Tetapi secara tidak langsung mengenal tanda-tanda dari penyakit dasar yang merupakan risiko stroke.
Kesemutan Tanda Stroke
Penyakit stroke bukan hanya menyerang para orangtua, tetapi dapat menyerang semua usia. Bahkan stroke pun bisa menimbulkan kecacatan. Stroke merupakan suatu penyakit atau keadaan dimana terjadi gangguan sirkulasi pada pembuluh darah otak karena terjadinya sumbatan atau pecahnya pembuluh darah di otak.
Stroke dapat menyerang secara tiba-tiba, baik itu di kala sedang beristirahat maupun saat bekerja. Penyakit ini juga menimbulkan kecacatan dan meninggal dunia.
Biasanya stroke timbul tanpa adanya tanda-tanda, tetapi kadang didahului oleh keadaan yang disebut transient ischemic attacks (TIA), yaitu lemah sebelah tubuh yang akan menghilang dalam beberapa menit hingga 24 jam, atau gejala stroke lainnya yang dalam kurang dari 24 jam balik menjadi normal kembali.
Bahkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendefinisikan stroke sebagai suatu sindrom klinis dengan gejala berupa gangguan fungsi otak yang dapat menimbulkan kematian maupun kelainan yang menetap lebih dari 24 jam akibat gangguan vaskuler.
Mewaspadai tanda-tanda atau gejala stroke sangat penting untuk memastikan penderita mendapatkan perawatan lebih cepat dan tepat, sekaligus menghindari kefatalan.
Faktor Resiko Terserang Stroke
* Pernah terserang stroke
* Hipertensi (tekanan darah tinggi)
* Penyakit jantung
* Sudah ada manifestasi aterosklerosis secara klinis (gejala-gejala pengerasan pembuluh darah), gangguan pembuluh darah koroner, gangguan pembuluh darah karotis, klaudikasio intermiten (nyeri yang hilang timbul), denyut nadi perifer tidak ada, dan lain-lain.
* Diabetes mellitus (kencing manis)
* Polisitemia (banyak sel-sel darah)
* Kadar lemak darah yang tinggi
* Hematokrit tinggi
* Merokok
* Kegemukan (obesitas)
* Kadar asam urat tinggi
* Kurang gerak badan atau olahraga
Gejala Stroke
* Tiba-tiba sakit kepala.
* Pusing, bingung.
* Penglihatan kabur atau kehilangan ketajaman. Ini bisa terjadi pada satu atau dua mata.
* Kehilangan keseimbangan, lemah.
* Rasa baal/kebas atau semutan pada satu sisi tubuh.
* Kelemahan atau kelumpuhan tangan/kaki.
* Koma jangka pendek (kehilangan kesadaran).
* Kelemahan atau kelumpuhan tangan/kaki.
* Bicara tidak jelas atau hilangnya kemampuan bicara.
* Sukar menelan.
* Kehilangan kontrol terhadap pengeluaran air seni dan feses.
* Kehilangan daya ingat atau konsentrasi, perubahan perilaku, misalnya bicara tidak menentu, mudah marah, tingkah laku seperti anak kecil.
Friday, September 5, 2008
Imunisasi Tambahan
Konsultasi Dr Samsuridjal Djauzi
Saya ibu yang mempunyai tiga anak. Anak pertama laki-laki berumur 17 tahun, kedua perempuan (14 tahun) dan ketiga juga perempuan (10 tahun).
Saya berusaha mengikuti informasi kesehatan untuk memelihara kesehatan keluarga. Maklumlah, suami saya bekerja di bidang keuangan sehingga setiap hari berangkat pagi dan pulang malam. Jadinya saya sebagai ibu rumah tangga yang lebih berperan menjaga kesehatan anak-anak. Juga saya lebih banyak berkomunikasi dengan anak.
Belakangan saya banyak membaca dan mendengar mengenai imunisasi. Semua anak saya telah mendapat imunisasi yang diwajibkan, bahkan imunisasi yang dianjurkan, seperti campak dan MMR. Tampaknya banyak vaksin baru bermunculan yang katanya ampuh mencegah penyakit.
Patut dokter ketahui, anak bungsu saya penderita asma. Serangan asma cukup sering dan sering didahului influenza. Dokter menganjurkan dia mendapat imunisasi influenza setiap tahun.
Saya masih ragu karena sepanjang yang saya ketahui imunisasi influenza ditujukan untuk orang lanjut usia dan jemaah haji. Bagaimana pendapat Dokter?
Sekarang juga sedang heboh informasi mengenai vaksin pencegah kanker serviks. Saya memahami, saya berisiko terkena kanker serviks. Selama ini saya teratur menjalani pemeriksaan Pap smear.
Apakah saya sebaiknya ikut vaksinasi HPV untuk mencegah kanker serviks? Apakah seumur saya masih mendapat manfaat karena menurut informasi vaksin ini ditujukan untuk perempuan sampai umur 26 tahun?
Anak perempuan saya yang berumur 14 tahun juga tertarik ikut vaksinasi, apakah sebaiknya dia ikut ? Benarkah vaksinasi ini mencegah kutil kelamin pada laki-laki? Saya sedang mempertimbangkan mengajak anak lelaki saya ikut vaksinasi HPV. Terima kasih atas perhatian Dokter.
Wah, Anda rupanya mengikuti informasi perkembangan imunisasi dengan baik dan mengamalkannya pada keluarga. Saya mengucapkan selamat karena seluruh anak Anda mendapat imunisasi lengkap. Mudah-mudahan mereka tumbuh dan berkembang baik.
Memang benar jumlah vaksin baru terus bertambah. Penelitian pengembangan vaksin baru juga marak. Kita berharap penyakit infeksi yang selama ini menjadi masalah kesehatan masyarakat dapat dikendalikan penularannya melalui imunisasi. Vaksin yang baru saja disetujui peredarannya adalah vaksin Rotavirus dan HPV (human papilloma virus).
Pengendalian asma sekarang menjadi isu hangat karena para pakar kesehatan berharap penderita asma dapat hidup normal, melaksanakan kegiatan olahraga, dan menikmati hobinya tanpa terganggu serangan asma. Konsep baru yang sedang dimasyarakatkan adalah pengendalian asma secara total. Artinya dengan obat yang tersedia serangan asma dapat dihindari karena obat asma dapat mencapai keadaan fungsi paru hampir normal.
Selama ini pengobatan asma kurang maksimal sehingga penderita terbatas kegiatannya. Memang dengan pendekatan baru obat asma yang digunakan mungkin akan lebih besar dosisnya daripada biasa. Pada terapi baru pasien dan keluarga juga dapat mengukur keberhasilan terapi asma dengan memakai alat ukur sederhana berupa daftar pertanyaan yang diberi nilai.
Serangan asma dapat dicetuskan oleh alergi, infeksi (terutama infeksi saluran napas), dan kelelahan. Untuk menghindari faktor pencetus berupa influenza memang imunisasi influenza dapat digunakan. Untuk menetapkan apakah imunisasi influenza ini akan bermanfaat bagi anak Anda, sebaiknya Anda mendiskusikannya dengan dokter keluarga Anda.
Penemuan vaksin HPV merupakan penemuan penting. Vaksin ini sudah lama ditunggu untuk mengurangi penularan infeksi HPV yang merupakan faktor penting terjadinya kanker serviks.
Sebenarnya sebagian besar infeksi HPV akan sembuh dan hanya sebagian kecil yang akan berkembang menjadi kanker serviks. Perkembangan menjadi kanker ini pun memerlukan waktu lama, sekitar 20 tahun. Karena itulah diperlukan program Pap smear agar dapat mendeteksi kelainan pada serviks secara dini.
Karena penularan infeksi HIV mudah terjadi, maka kejadian kanker serviks masih amat tinggi. Di negeri kita kanker serviks merupakan kanker yang sering dijumpai pada perempuan. Karena manfaatnya yang nyata, meski vaksin ini masih baru tetapi telah disetujui beredar di 82 negara. Di Indonesia sendiri vaksin ini tersedia sejak tahun 2007 dan diindikasikan pada perempuan berumur 12 sampai 26 tahun.
Vaksin ini memberi manfaat besar bila orang yang divaksin belum pernah melakukan hubungan seksual (belum tertular HPV). Penelitian belakangan ini menunjukkan, vaksin ini masih bermanfaat untuk perempuan sampai umur 45 tahun.
Khusus untuk manfaat terhadap Anda sekali lagi saya menganjurkan Anda berkonsultasi dengan dokter kebidanan Anda. Vaksin ini juga memang bermanfaat untuk laki-laki untuk mencegah condyloma acuminate (kutil kelamin). Kelainan ini juga sering dijumpai pada masyarakat dan terapinya sampai saat ini belum memuaskan. Karena itu, upaya vaksinasi merupakan upaya yang patut diperhatikan.
Hanya patut diketahui, harga vaksin ini masih mahal bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Untuk informasi yang lebih lengkap mengenai imunisasi anak Anda dapat menghubungi satuan tugas imunisasi anak Ikatan Dokter Indonesia, sedangkan informasi untuk imunisasi pada orang dewasa pada satuan tugas imunisasi Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia. Nah, mudah-mudahan keluarga Anda selalu dalam keadaan sehat dan bahagia.
Saya ibu yang mempunyai tiga anak. Anak pertama laki-laki berumur 17 tahun, kedua perempuan (14 tahun) dan ketiga juga perempuan (10 tahun).Saya berusaha mengikuti informasi kesehatan untuk memelihara kesehatan keluarga. Maklumlah, suami saya bekerja di bidang keuangan sehingga setiap hari berangkat pagi dan pulang malam. Jadinya saya sebagai ibu rumah tangga yang lebih berperan menjaga kesehatan anak-anak. Juga saya lebih banyak berkomunikasi dengan anak.
Belakangan saya banyak membaca dan mendengar mengenai imunisasi. Semua anak saya telah mendapat imunisasi yang diwajibkan, bahkan imunisasi yang dianjurkan, seperti campak dan MMR. Tampaknya banyak vaksin baru bermunculan yang katanya ampuh mencegah penyakit.
Patut dokter ketahui, anak bungsu saya penderita asma. Serangan asma cukup sering dan sering didahului influenza. Dokter menganjurkan dia mendapat imunisasi influenza setiap tahun.
Saya masih ragu karena sepanjang yang saya ketahui imunisasi influenza ditujukan untuk orang lanjut usia dan jemaah haji. Bagaimana pendapat Dokter?
Sekarang juga sedang heboh informasi mengenai vaksin pencegah kanker serviks. Saya memahami, saya berisiko terkena kanker serviks. Selama ini saya teratur menjalani pemeriksaan Pap smear.
Apakah saya sebaiknya ikut vaksinasi HPV untuk mencegah kanker serviks? Apakah seumur saya masih mendapat manfaat karena menurut informasi vaksin ini ditujukan untuk perempuan sampai umur 26 tahun?
Anak perempuan saya yang berumur 14 tahun juga tertarik ikut vaksinasi, apakah sebaiknya dia ikut ? Benarkah vaksinasi ini mencegah kutil kelamin pada laki-laki? Saya sedang mempertimbangkan mengajak anak lelaki saya ikut vaksinasi HPV. Terima kasih atas perhatian Dokter.
Wah, Anda rupanya mengikuti informasi perkembangan imunisasi dengan baik dan mengamalkannya pada keluarga. Saya mengucapkan selamat karena seluruh anak Anda mendapat imunisasi lengkap. Mudah-mudahan mereka tumbuh dan berkembang baik.
Memang benar jumlah vaksin baru terus bertambah. Penelitian pengembangan vaksin baru juga marak. Kita berharap penyakit infeksi yang selama ini menjadi masalah kesehatan masyarakat dapat dikendalikan penularannya melalui imunisasi. Vaksin yang baru saja disetujui peredarannya adalah vaksin Rotavirus dan HPV (human papilloma virus).
Pengendalian asma sekarang menjadi isu hangat karena para pakar kesehatan berharap penderita asma dapat hidup normal, melaksanakan kegiatan olahraga, dan menikmati hobinya tanpa terganggu serangan asma. Konsep baru yang sedang dimasyarakatkan adalah pengendalian asma secara total. Artinya dengan obat yang tersedia serangan asma dapat dihindari karena obat asma dapat mencapai keadaan fungsi paru hampir normal.
Selama ini pengobatan asma kurang maksimal sehingga penderita terbatas kegiatannya. Memang dengan pendekatan baru obat asma yang digunakan mungkin akan lebih besar dosisnya daripada biasa. Pada terapi baru pasien dan keluarga juga dapat mengukur keberhasilan terapi asma dengan memakai alat ukur sederhana berupa daftar pertanyaan yang diberi nilai.
Serangan asma dapat dicetuskan oleh alergi, infeksi (terutama infeksi saluran napas), dan kelelahan. Untuk menghindari faktor pencetus berupa influenza memang imunisasi influenza dapat digunakan. Untuk menetapkan apakah imunisasi influenza ini akan bermanfaat bagi anak Anda, sebaiknya Anda mendiskusikannya dengan dokter keluarga Anda.
Penemuan vaksin HPV merupakan penemuan penting. Vaksin ini sudah lama ditunggu untuk mengurangi penularan infeksi HPV yang merupakan faktor penting terjadinya kanker serviks.
Sebenarnya sebagian besar infeksi HPV akan sembuh dan hanya sebagian kecil yang akan berkembang menjadi kanker serviks. Perkembangan menjadi kanker ini pun memerlukan waktu lama, sekitar 20 tahun. Karena itulah diperlukan program Pap smear agar dapat mendeteksi kelainan pada serviks secara dini.
Karena penularan infeksi HIV mudah terjadi, maka kejadian kanker serviks masih amat tinggi. Di negeri kita kanker serviks merupakan kanker yang sering dijumpai pada perempuan. Karena manfaatnya yang nyata, meski vaksin ini masih baru tetapi telah disetujui beredar di 82 negara. Di Indonesia sendiri vaksin ini tersedia sejak tahun 2007 dan diindikasikan pada perempuan berumur 12 sampai 26 tahun.
Vaksin ini memberi manfaat besar bila orang yang divaksin belum pernah melakukan hubungan seksual (belum tertular HPV). Penelitian belakangan ini menunjukkan, vaksin ini masih bermanfaat untuk perempuan sampai umur 45 tahun.
Khusus untuk manfaat terhadap Anda sekali lagi saya menganjurkan Anda berkonsultasi dengan dokter kebidanan Anda. Vaksin ini juga memang bermanfaat untuk laki-laki untuk mencegah condyloma acuminate (kutil kelamin). Kelainan ini juga sering dijumpai pada masyarakat dan terapinya sampai saat ini belum memuaskan. Karena itu, upaya vaksinasi merupakan upaya yang patut diperhatikan.
Hanya patut diketahui, harga vaksin ini masih mahal bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Untuk informasi yang lebih lengkap mengenai imunisasi anak Anda dapat menghubungi satuan tugas imunisasi anak Ikatan Dokter Indonesia, sedangkan informasi untuk imunisasi pada orang dewasa pada satuan tugas imunisasi Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia. Nah, mudah-mudahan keluarga Anda selalu dalam keadaan sehat dan bahagia.
Otak Bayi Anda Perlu Dirangsang
Menurut para ahli, lingkungan tempat di mana bayi dibesarkan sangat mempengaruhi perkembangan otaknya. Pada tahun pertama dalam kehidupan bayi Anda, sistem otak mulai terbentuk dengan cepat. Aktivitas otak sudah mulai membentuk hubungan elektrik sangat kecil yang disebut sinapses. Sejumlah rangsangan yang diterima bayi secara langsung mempengaruhi pembentukan sinapses ini.Rangsangan yang senantiasa berulang akan menguatkan hubungan-hubungan tersebut dan membuatnya menjadi permanen, sementara rangsangan lain yang tidak banyak berulang lama-lama akan hilang. Dengan demikian tahun pertama itu merupakan saat yang paling penting bagi perkembangan otak bayi.
Periode ini (perkembangan otak dan pembentukan jaringan kerja otak) merupakan periode intensif yang hanya terjadi sekali dalam seluruh kehidupan seseorang. Sebagai orangtua, tentu Anda tak ingin melewatkan kesempatan emas yang sangat singkat ini, bukan?
Berikut ini beberapa hal menakjubkan yang pernah ditemukan:
- Bayi memiliki suatu kebutuhan biologis dan keinginan untuk belajar
- Jaringan kerja sinapses yang terbentuk dalam otak bayi nyaris komplet setelah tiga tahun pertama.
- Semakin banyak rangsangan yang dialami bayi, sirkuit dalam otak akan semakin meningkat dan dapat mengembangkan kemampuan belajar bayi Anda di masa depan.
- Otak bayi memiliki pilihan yang jelas untuk gambaran-gambaran yang sangat berbeda satu sama lain.
- Kemampuan otak bayi dapat menurun atau meningkat sekitar 25 persen, tergantung lingkungan dan rangsangan yang diterimanya.
- Rangsangan visual memiliki banyak keuntungan seperti; meningkatkan keingintahuan, konsentrasi dan kemampuan atentivitas.
- Permainan bayi yang paling baik adalah Anda sendiri. Buat kontak sebanyak mungkin dengan bayi Anda!
Rahasia merangsang otak si kecil
1. Cinta. Cinta dan perhatian merupakan kebutuhan riil pertama. Bayi Anda tidak pernah mengatur atau memanipulasi Anda. Dia sangat butuh cinta mesra Anda. Cinta Anda yang tidak terbatas memperkuat penghargaan diri dan meningkatkan perkembangan sirkuit otak bayi Anda.
2. Bicaralah pada bayi Anda sesering, selembut mungkin dengan kasanah kata sebanyak mungkin, serta berbagai ekspresi. Suara Anda adalah suara favorit bayi Anda, sebab dia sudah mulai mendengarnya sejak ada di kandungan.
3. Jawab permintaan bayi Anda (misalnya mencoba memahami tangisan bayi Anda) tanpa ragu-ragu. Hal ini akan mengajarkan pada bayi Anda untuk berani berkomunikasi dengan orang lain, dan memberi stabilitas emosi dan kepercayaan yang tinggi untuk dia.
4. Sentuh bayi Anda. Para ahli menemukan bahwa bayi prematur yang dibelai akan tumbuh lebih cepat, sedikit menangis, dan akan segera diperbolehkan pulang dari rumahsakit daripada yang tidak dibelai.
5. Ekspresi yang positif. Bayi Anda akan hafal dan paham betul suara, ekspresi wajah, dan gerak Anda. Maka buatlah dia kenal ekspresi dan suara yang positif.
6. Biarkan bayi Anda mengalami lingkungan yang berbeda; ajak jalan-jalan, tunjukkan hal-hal yang menarik di sekitar lingkungan Anda.
7. Biarkan Bayi Anda mengenali berbagai tekstur dan temperatur (tentu jangan terlalu dingin, panas, atau keras). Sediakan lingkungan yang aman bagi eksplorasi bayi, karena pengenalan yang dilakukannya memang butuh waktu.
8. Bacakan buku-buku. Walaupun bayi Anda belum bisa mengikuti atau membaca, namun gambar-gambar dan suara Anda baik buat dia.
9. Mainkan musik atau biarkan bayi Anda mendengarkan musik seperti musik klasik (Mozart misalnya). Penelitian membuktikan bahwa musik klasik dapat merangsang perkembangan neuron-neuron otak bayi.
10. Ketika Anda frustrasi karena bayi Anda menjatuhkan susu ke lantai, ingatlah bahwa dia melakukan itu karena sedang mencoba mengenali dunia.
Subscribe to:
Posts (Atom)