Sunday, December 14, 2008

Enam Gejala Flu Serius

Jangan anggap enteng apabila anda mengalami flu, bisa mungkin gejala yang anda derita termasuk dalam gejala serius. Jika ini yang tengah anda alami segera periksakan ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.

Berikut enam gejala flu serius yang perlu anda ketahui:

1. Sulit bernapas dan dada terasa sakit
Selain hidung tersumbat dan otot umumnya terasa sakit, demam atau flu tidak seharusnya membuat anda kesulitan bernapas dan sakit pada dada. Jika ini yang anda rasakan, ini mungkin bukan hanya sekedar gejala flu. Bisa mungkin penyakit lain seperti penyakit jantung, asma, pneumonia atau yang lainnya. Karena itu segera hubungin dokter.

2. Demam yang tak kunjung reda
Jika anda mengalami demam yang terus menerus bisa mungkin ini gejala infeksi tambahan dalam tubuh yang seharusnya segera mendapatkan perawatan.

3. Muntah dan tidak dapat menahan dehidrasi
Dalam keadaan flu berat, tubuh membutuhkan cairan untuk terhindar dehidrasi. Jika anda sulit menjaganya, sebaiknya langsung ke rumah sakit untuk mendapatkan cairan melalui infus.

4. Menelan terasa sakit
Ini gejala flu yang sebenarnya tidak biasa. Walaupun sedikit ketidaknyaman ini terjadi ketika anda menelan dapat berasal dari sakit tenggorokan, rasa sakit yang lebih mungkin gejala infeksi atau sakit lain yang perlu mendapatkan perawatan dokter.

5. Batuk yang sulit hilang
Batuk yang tidak mau pergi biasa hanya diakibatkan oleh kering paska sakit tenggorokan yang cukup diobtai dnegan antihistamin. Tetapi apabila batuk anda bertahan selam alebih dari 2 sampai 3 minggu, periksakan ke dokter bisa mungkin terjadi infeksi.

6. Tersumbat yang terus menerus dan sakit kepala
Demam dan alergi dapat menyebangkan tersumbat dan penyumbatan pada sinus dapat memicu infeksi sinus. Jika anda mengalami hal ini, jangan lakukan pengobatan biasa, pergilah ke dokter untuk penyembuhan dengan antibiotik.

Saturday, December 13, 2008

Merawat Kulit Bayi

Rawatlah kulit bayi dan balita secara benar. Apa saja yang harus dilakukan :
Hindari Sabun Keras

1. Bersihkan kulit dari kotoran yang menempel pada kulit seperti sisa makanan, air seni, dan tinja dengan air. Mandi dua kali sehari juga akan membantu membersihkan kulit. Jika kegiatan dan gerak anak sangat tinggi, mandi dapat dilakukan sampai 3 kali sehari.

2. Perhatikan sabun pembersih kulit. "Hindari sabun yang terlalu keras. Pilih sabun khusus untuk balita dan bayi yang memiliki pH 4.5-5 dan agak berminyak untuk menghindari iritasi. Gunakan pula pelembab berupa lotion dan krim khusus bayi dan balita. Fungsinya mempertahankan atau menambah kandungan air dalam kulit terutama bagian terluar kulit ari (epidermis). Berikan setelah mandi.

3. Cegah bayi terpapar sinar ultraviolet dari matahari atau gunakan pelindung sinar matahari. Pukul 08.00 ke atas, intensitas ultraviolet sangat tinggi. Jadi menjemur bayi seharusnya sebelum jam itu dan sebaiknya tetap gunakan krim atau lotion pelindung sinar matahari khusus bayi dan balita.

Yang tak kalah penting, sebelum membeli produk perawatan kulit untuk bayi dan balita, teliti informasi produk. Teliti, isi, tujuan, cara pemakaian, tanggal produksi, kedaluwarsa serta izin dari badan POM agar terhindar dari faktor pemicu atau pencetus timbulnya penyakit.

Mencegah Eksim Popok

- Popok dari kain sebaiknya langsung diganti jika basah, jika popok sekali pakai sebaiknya segera diganti jika air seni atau tinja yang diserap sudah melebihi daya tampung.

- Untuk mencegah jagalah kebersihan daerah kulit yang ditutupi popok. Setelah buang air kecil dan besar, bersihkan kulit secara lembut dengan air hangat, lalu bilas bersih-bersih.

- Gunakan sabun khusus setelah buang air besar, lalu keringkan dengan handuk atau kain lembut, dan tunggu 2 menit sebelum dipakaikan popok baru. Ini akan mencegah kulit tidak lembab.

- Setelah itu, bisa dibubuhkan bedak yang berfungsi sebagai pelicin dan penyerap kelembaban supaya mengurangi gesekan antara kulit dengan popoknya. Tapi harus digunakan dalam keadaan kulit kering dan bersih. Jangan saat lembab karena malah bisa memicu timbulnya jamur dan kuman. Juga jangan berlebihan karena bisa terhisap dan mengganggu pernapasaan.

Mengusir biang keringat

Biang keringat muncul akibat saluran keringat tersumbat sel yang sudah berganti. Akibatnya, rasa gatal terpicu. Berikut agar si kecil terhindar dari biang keringat :

1. Bayi atau anak dianjurkan mandi secara teratur, sedikitnya dua kali sehari menggunakan air dingin dan sabun. Mandi yang teratur merupakan salah satu cara agar keringat dapat keluar dengan bak dan lancar.

2. Jika bayi dan balita Anda banyak dan sering mengeluarkan keringat, basuh dengan handuk atau kain lembut. Setelah itu taburi dengan bedak, tapi jangan pada saat kulit dalam kondisi lembab.

3. Gunakan pakaian yang menyerap keringat, misalnya yang terbuat dari katun. Kalau pakaiannya sudah basah oleh keringat, cepat ganti dengan yang kering. Sebaiknya bawa beberapa potong baju jika sedang bepergian untuk mempermudah mengganti pakaian.

Sumber : Nova

Friday, December 12, 2008

Pola Makan Ibu Menyusui

Makanan Bagi Ibu Menyusui :
Kebutuhan makanan bagi ibu menyusui lebih banyak daripada makanan Ibu hamil.
Kegunaan makanan tersebut adalah :

1. Memulihkan kondisi fisik setelah melahirkan.
2. Meningkatkan Produksi ASI (Air Susu Ibu) yang cukup dan sehat untuk bayi.

Pengaturan Makanan

  1. Susunan hidangan sehari-hari harus seimbang, yang terdiri dari makanan pokok, lauk pauk, sayuran dan buah serta susu.
  2. Makanan pokok tidak hanya nasi, gunakanlah beraneka bahan makanan pengganti seperti mie, jagung, kentang, ubi, roti dan sebagainya.
  3. Lauk-pauk gunakanlah dari jenis hewani dan jenis nabati, seperti telur, daging, ayam, ikan segar, hati, ikan asin, tempe, tahu, kacang-kacangan dan sebagainya.
  4. Sayuran lebih baik yang berwarna seperti bayam, kangkung, sawi, daun katuk, wortel, buncis dan sebagainya, karena sayuran tersebut dapat membantu merangsang pengeluaran/produksi ASI.
  5. Pilihlah buah-buahan yang berwarna seperti pepaya, jeruk, apel, tomat dan sebagainya yang banyak mengandung vitamin dan mineral.
  6. Perlu minum dalam jumlah lebih banyak + 6 gelas dalam satu hari, akan lebih bermanfaat bila ibu menyusui minum cairan "bergizi" seperti : susu, air kacang-kacangan, sari buah-buahan, air sayuran daun hijau dan sebagainya.
  7. Tidak disarankan minum jamu setelah melahirkan.
  8. Yang terpenting tidak ada pantangan makanan untukm ibu menyusui.
Nilai Gizi
-Kalori:3000
-Protein:

100

-Lemak:

87,45

-H.A:

433

Pembagian Makanan Sehari
WaktuJenis MakananJumlah (gr)URT
Pagi-Nasi2001¼gls
-Daging501ptg
-Telur501btr
-Tempe501ptg
-Sayuran1001gls
-Minyak101sdm
-Gula101sdm
10.00-Susu2001gls
-Gula151½sdm
Siang-Nasi2501¾gls
-Daging501ptg
-Telur501btr
-Tempe501ptg
-Sayuran1001gls
-Minyak151½sdm
-Buah1001bh
16.00-Kacang Hijau252sdm
-Gula151½sdm
Sore-Nasi2501¾gls
-Daging501ptg
-Telur501btr
-Tempe501ptg
-Sayuran1001gls
-Minyak101sdm
-Buah1001bh



Thursday, December 11, 2008

Amandel pada Anak

Tonsil atau amandel merupakan bagian dari tubuh yang mulanya ada gunanya, tetapi sampai pada saat tertentu justru bisa mengganggu kesehatan. Amandel tersebut berada di sekitar tenggorokan. Menurut dr Bambang Hari Santosa, Sp THT dari Siloam Hospitals Lippo Cikarang, amandel sebenarnya berfungsi sebagai barier atau pertahanan tubuh terhadap penyakit yang melewati mulut.

Pertahanan tersebut terdiri dari beberapa pasang yang disebut sebagai ring walldayer. Setiap bakteri yang masuk melalui mulut tidak segera tertelan ke dalam tubuh atau menyerang bagian tubuh, tetapi ditahan oleh bagian ini. Pertahanan tubuh ini efektif bekerja pada anak sampai usia menginjak 13 atau 14 tahun.

Pada usia lebih dari yang disebutkan, bagian amandel ini sudah tidak berfungsi lagi sebagai pertahanan tubuh terhadap penyakit. Justru sebaliknya, menjadi potensial untuk infeksi. "Karena sudah tidak ada fungsinya, ini malah bisa kena infeksi," ungkap Bambang.

Orang yang terserang amandel biasanya mengalami radang tenggorokan dan sulit untuk makan atau minum. Menelan apa pun rasanya sakit, sehingga ini sangat mengganggu akan aktifitas kehidupan seseorang.

Anak yang terserang peradangan amandel memiliki gejala antara lain setiap dua atau tiga bulan sekali terkena sakit panas. Anak yang selalu mengalami sakit panas dengan waktu yang demikian, bisa saja ini disebabkan karena amandel. Yang lain adalah kalau tidur ngorok, ini tidak wajar terjadi pada anak-anak.

Biasanya anak-anak tidak ngorok, karena memang bagian pernafasannya masih bagus. Sehingga bila dia ngorok bisa terjadi, karena adanya peradangan, kemudian kesulitan bernapas saat tidur.

Hal ini menjadikan suplai oksigen ke otak kurang, sehingga anak sering mengalami mimpi buruk. Terbangun tengah malam dan menangis. Ini biasanya disebut sleep apnoe.

Kondisi yang demikian sudah mengganggu bagi si anak. Ini juga bisa berlanjut hingga terjadinya radang tenggorokan.

"Kalau sudah demikian, sebaiknya dilakukan operasi pengangkatan amandel. Disarankan bila anak usianya sudah di atas enam tahun. Ini untuk memudahkan bagi diri pasien sendiri. Sebab kalau usia terlalu kecil, tidak bisa tenang, sehingga nantinya malah bisa membuat anak tersebut jadi rewel," jelas Bambang.

Infeksi amandel ini bukan hanya terjadi pada anak-anak, tapi pada orang dewasa juga bisa terkena. "Biasanya kalau orang dewasa operasinya mudah, sekitar setengah jam. Hanya saja masa pemulihannya lebih lama dibanding dengan anak-anak," kata Bambang lagi.

Selain itu, terlalu banyak minum es atau banyak makan permen coklat juga bisa memicu terjadinya radang.

Sumber : Suara Pembaharuan

Wednesday, December 10, 2008

Agar Anak Mau Makan Sayur

Melihat anak tumbuh dan berkembang dengan sempurna adalah harapan setiap orangtua. Tak heran jika untuk mewujudkannya anak diberi makanan yang mengandung cukup gizi dan vitamin.

Salah satu cara untuk memenuhi kecukupan gizi dan vitamin adalah dengan mengonsumsi sayur. Namun bagi sebagian orangtua hal tersebut sulit dilakukan karena anak tidak suka makan sayur. Kalau sudah begini orangtua biasanya membujuk dengan iming-iming agar anak mau menyantap sayur.

Sebenarnya ada cara lain yang dapat dilakukan agar si buyung dan si upik mau makan sayur tanpa harus dibujuk, antara lain sebagai berikut:

Buatlah penyajian sayur semenarik mungkin. Misalnya, jika memasak sup, anda bisa membentuk potongan wortel menyerupai bunga matahari atau menambahkan makaroni dengan bentuk yang menarik. Gunakan pula mangkuk yang cukup besar dengan motif atau gambar yang juga menarik untuk menimbulkan selera makan si anak.

Jika anak tetap tidak mau memakan sayur, anda bisa menyajikan sayur tersebut dalam bentuk jus yang dicampur dengan es, misalnya wortel, tomat atau mentimun. Agar lebih menambah rasa, tambahkan sedikit gula atau madu yang juga baik untuk kesehatannya. Jangan lupa agar tampilannya menarik, hiaslah gelas dengan sedotan warna-warni, payung kecil atau kreasi lainnya.

Hal lain yang dapat dilakukan adalah menyusun sayur di atas piring sedemikian rupa sehingga menarik untuk dilihat dan disantap. Anda bisa menggunakan mentimun, wortel, buncis dan seledri untuk membuat wajah orang di atas piring. Berkreasilah semaksimal mungkin dengan sayur yang lain agar nafsu makan si anak bisa muncul.

Terkait dengan poin di atas, anda juga bisa mengajak si kecil untuk ikut berkreasi membentuk makannya menjadi sedap dipandang. Dari langkah ini pun diharapkan seorang anak akan terangsang daya imajinasinya.

Saat memasak, ajaklah si kecil untuk turut andil dalam kegiatan ini, misalnya mereka bisa membantu mencuci sayuran yang akan dimasak atau jika anak sudah cukup besar biarkan mereka memotong sayuran tersebut dengan pengawasan orangtua tentunya. Biarkan pula mereka sesekali mengaduk sayur yang tengah dibuat. Dari sini diharapkan anak akan mencoba memakan apa yang telah dimasaknya.

Langkah terakhir yang dapat dicoba adalah dengan menyembunyikan sayur di dalam makanan mereka. Misalnya dengan memasukkan sedikit sayur di dalam roti isi. Selamat mencoba.